Memiliki buah hati merupakan impian setiap orang yang sudah menikah, oleh karena itu banyak sekali pasangan yang rela merogoh kocek demi mempersiapkan kehamilannya. Diantaranya :
Persiapan Kesehatan Calon Ayah dan Ibu
Demi mendapatkan anak yang sehat dan cerdas nantinya, calon ayah dan ibu harus melakukan cek kesehatan seperti TORCH (Toksoplasma, Rubella, Citomegalovirus dan Herpes), Hepatitis, Anemia, dan penyakit kronis lainnya. Jika mengidap salah satu penyakit, sekiranya bisa langsung melakukan penanganan lebih lanjut. Agar supaya saat merencanakan kehamilan, keduanya dalam kondisi sehat dan terbebas dari penyakit.
Lingkungan Yang Sehat
Lingkungan yang sehat bisa mencegah terjadinya gangguan kesehatan ibu dan janin. Adapun lingkungan yang di maksud, bisa lingkungan rumah dan tempat kerja
Asupan Sehat
Perbanyak makan buah buahan yg mengandung banyak asam folat, jika diperlukan konsumsi pil dan susu yang mengandung asam folat.
Catat Masa Subur
Dengan mengetahui masa subur kita bisa mengatur jadwal hubungan dengan pasangan, hal ini bisa membantu memberikan potensi kehamilan lebih tinggi. Jaman now banyak sekali merk alat untuk mendeteksi masa subur, tersedia di berbagai apotik kesehatan.
Banyak orang yang sudah mengupayakan banyak hal, sampai rela mengeluarkan banyak biaya hanya untuk mendapatkan si buah hati. Namun tidak ada hasil, atau mungkin tertunda sampai tahunan. Ini bisa terjadi karena beberapa faktor, diantaranya :
1. Faktor Usia
Batas masa produktif wanita yaitu setelah mengalami menstruasi pertama, kisaran umur 12/15 th hingga masa sebelum menopause 50/60 th. Selama seorang wanita masih mengalami menstruasi, selama itu pula wanita masih bisa hamil. Kecuali, yang di nyatakan mandul oleh ahli kandungan. Yang tentunya berdasarkan atas bukti cek kesehatan nya ya moms. Dan biasanya wanita akan kesulitan mendapatkan momongan saat memasuki umur 35 an, orang bilang kedaluarsa ya hehe.. sebenarnya tidak, hanya sudah kurang subur saja di banding saat umur 20an.
2. Faktor Gaya Hidup
Wanita yang suka merokok, peminum alkohol cenderung lebih susah mendapatkan momongan ketimbang wanita yang bergaya hidup sehat. Jadi, kalau saat ini anda adalah seorang yang punya hobi seperti yang saya sebutkan tadi, alangkah baiknya di hentikan sebelum merencanakan kehamilan. Karena calon ibu yang sehat, akan menghasilkan janin yang sehat pula.
3. Faktor Berat Badan
Wanita yang memiliki kelebihan berat badan cenderung lebih susah memiliki anak ketimbang yang berbadan kecil, makanya sering kan yah ada SpOG atau bidan yang menyarankan untuk diet sehat dulu hingga berat badan seimbang. Jangan sepelekan ya moms wanna be..
4. Faktor Rutinitas
Wanita yang terlalu banyak kegiatan cenderung lebih susah memiliki anak, tak heran kalau SpOG menyarankan untuk ambil cuti liburan sejenak dan meninggalkan kegiatan rutin nya. Jika anda adalah wanita kantoran yang setiap harinya pergi pagi pulang malem, di tambah LDR an sama suami *duhhh sudah badan capek, jarang ketemu pula. Ini sangat mempengaruhi terjadinya kehamilan, mungkin sulit untuk mengurangi jam kerja, tapi sering-seringlah quality time yang benar-benar membawa keduanya merasa lepas dari segala rutinitas dan beban pekerjaan.
Terlepas dari itu, kita adalah makhluk Tuhan yang percaya bahwa setiap apa yang kita usahakan Tuhanlah yang menentukan hasilnya. Berserah lah.. Jangan hanya mengandalkan kekuatan bumi, namun juga andalkan kekuatan langit. Seperti, perbanyak doa, ibadah dan sedekah..
Nantikan topik selanjutnya tentang periode kehamilan ya moms and moms wanna be. Semoga bermanfaat...
XoXo mamishares mamicares..

No comments